7 Peningkat Potensi Seksual Pria Alami Terbaik – Setiap orang memiliki tingkat libido atau dorongan seksual yang berbeda-beda. Beberapa metode alami dapat meningkatkan gairah seksual. Metode-metode ini termasuk mengatasi kecemasan, mencoba suplemen herbal, dan lain-lain.
- Mengelola kecemasan itu sulit.
Kecemasan yang tinggi mengurangi fungsi dan hasrat seksual pada pria dan wanita. Pengalaman ini mungkin disebabkan oleh stres dalam hidup atau kegugupan terkait aktivitas seksual.
Aktivitas seksual dapat dipengaruhi oleh kecemasan dan stres, yang dapat membuat ereksi lebih sulit didapatkan atau dipertahankan. Sebuah tinjauan tahun 2017 dari sumber terpercaya tentang disfungsi ereksi pada pria muda menyatakan bahwa kesedihan dan kekhawatiran dapat menurunkan gairah seksual dan meningkatkan masalah seksual.
- Peningkatan hubungan.
Hasrat dan frekuensi seksual sering kali menurun dalam suatu hubungan. Hal ini dapat terjadi setelah hubungan yang berlangsung lama atau ketika hubungan intim sedang mengalami masalah.
Meningkatkan hubungan dapat meningkatkan gairah seksual bagi kedua belah pihak. Ini bisa berarti:
- Merencanakan kencan malam.
- Melakukan aktivitas bersama di luar kamar tidur.
- Mempraktikkan komunikasi terbuka.
- Menyisihkan waktu untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama.
Bekerja keras, merawat orang lain, dan menghadapi tantangan hidup dapat membuat orang lelah. Kelelahan ini dapat mengurangi minat seksual mereka.
- Pemanasan sebelum berhubungan seks itu penting.
Oleh karena itu, pengalaman seksual yang lebih memuaskan dapat meningkatkan gairah dan libido seksual. Keintiman fisik yang lebih banyak seringkali meningkatkan interaksi seksual. Ini dapat mencakup sentuhan yang lama, berciuman, penggunaan mainan seks, dan seks oral. Beberapa orang menyebut aktivitas ini sebagai pemanasan sebelum berhubungan seks.
Pemanasan sebelum berhubungan seks mungkin penting bagi wanita. Studi tahun 2017 menemukan bahwa hanya 18% wanita mengalami orgasme dari penetrasi seksual. Tetapi 33,6% menunjukkan bahwa mereka membutuhkan stimulasi klitoris untuk mencapai orgasme.
- Tidurlah dengan nyenyak.
Tidur yang berkualitas meningkatkan suasana hati dan vitalitas. Beberapa penelitian mengaitkan kualitas tidur dengan gairah seksual.
Sebuah penelitian tahun 2015, meskipun kecil dan berfokus pada wanita, menunjukkan bahwa tidur malam yang nyenyak meningkatkan gairah seksual keesokan harinya. Orang yang tidur lebih lama mengalami peningkatan gairah seksual di area genital.
- Konsumsi makanan sehat.
Pola makan sehat meningkatkan gairah seksual dengan meningkatkan aliran darah dan kesehatan jantung serta menghindari makanan yang dapat menurunkan libido.
Penyakit kardiovaskular dan sindrom metabolik dapat mengganggu kinerja seksual. Sindrom ovarium polikistik dapat memengaruhi kadar hormon, sehingga mengurangi gairah seksual.
Diet tinggi sayuran, rendah gula, dan tinggi protein tanpa lemak dapat mencegah gangguan gairah seksual.
- Olahraga teratur sangat penting.
Olahraga teratur meningkatkan gairah seksual dalam berbagai cara. Sebuah studi tahun 2015 meneliti terapi penekanan androgen yang menurunkan kadar testosteron pada pria. Studi tersebut menemukan bahwa olahraga teratur membantu pria-pria ini mengelola citra tubuh, gairah seksual, dan perubahan dalam hubungan mereka.
- Pertimbangkan terapi seks.
Faktor psikologis dan fisik dapat memperumit daya tarik seksual. Bahkan dengan kondisi fisik seperti diabetes, meningkatkan respons emosional dan psikologis terhadap seks dapat meningkatkan gairah dan kinerja seksual.
Orang dengan dorongan seksual rendah mungkin mendapat manfaat dari terapi. Konseling individual dapat meningkatkan harga diri, mengatasi keyakinan negatif tentang seks, dan mengobati kesedihan dan kecemasan, yang dapat menurunkan gairah seksual. Konseling dapat membantu beberapa orang dengan masalah gairah seksual.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa terapi perilaku kognitif (CBT) dapat mengurangi disfungsi seksual. CBT dapat meningkatkan pengalaman seksual, menurut penelitian tahun 2018 terhadap 198 wanita. Sebuah studi tahun 2021 menunjukkan bahwa terapi perilaku kognitif (CBT) dapat membantu menyembuhkan disfungsi ereksi, terutama bila dikombinasikan dengan obat-obatan.









